Tahukah Anda, berdasarkan Hasil Survei Nasional Literasi Keuangan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di 2013, diketahui hanya 18 dari 100 penduduk yang paham manfaat asuransi, alias baru 17,84% saja. Rendah sekali ya…
Lebih mengkhawatirkan, hanya 12 dari 100 penduduk yang menggunakan produk dan jasa asuransi, alias baru 11,81% saja. Itu semua dari total 240 juta jiwa masyarakat Indonesia (per 2013) yang merupakan pasar potensial bagi industri asuransi.
Perayaan Hari Asuransi yang dirayakan setiap 18 Oktober memiliki tujuan utama: Meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terkait pentingnya asuransi. Sebuah semangat tidak kenal lelah untuk terus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya memiliki asuransi kepada masyarakat Indonesia…
Di tahun ini, Hari Asuransi atawa Insurance Day bertemakan; Generasi Cerdas Berasuransi.
Asuransi, antara yang dibenci dan yang dicintai…
Artikel kali ini tidak membahas mengenai produk dan jasa asuransi, namun lebih membahas kepada: Mengapa angka pemahaman dan kesadaran berasuransi masih sedemikian rendah di Indonesia?!
Apakah karena, daya beli masyarakat terlalu rendah?